Transaksi Nontunai Mutlak Dilakukan

Jakarta: Bank Indonesia (BI) mendorong penggunaan nontunai dalam setiap aktivitas bertransaksi masyarakat. Saat ini beberapa layanan sudah memanfaatkan transaksi nontunai sehingga mengurangi ketergantungan masyarakat untuk menggunakan uang tunai.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni V. Panggabean mengatakan penggunaan transaksi nontunai memiliki beberapa manfaat. Di antaranya setiap masalah yang terjadi diseluruh transaksi tercatat dalam sistem dan bisa terpantau.

Baca juga

"Mengapa transaksi nontunai penting? Karena ini bisa mereduksi shadow ekonomi. Dengan tunai semua transaksi tidak tercatat otomatis, sementara dengan nontunai ini bisa memitigasi aktivitas ilegal," kata dia, dalam diskusi 'Transaksi Zaman Now, Bye-Bye Tunai', di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Desember 2017.

Dirinya menambahkan, berbagai transaksi saat ini mulai menggunakan layanan nontunai. Misalnya transportasi, pembayaran parkir, jalan tol, belanja, sampai dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah yang disalurkan melalui nontunai.

"Kita punya berapa program bansos nontunai, bansos ini lagi muncul kalau arahan Presiden untuk perbaiki data. Bansos dengan kartu lebih mudah dan cepat namun data harus disempurnakan, di 2018 itu 10 juta dan tahun ini 6 juta, banyak data yang dibersihkan dulu," jelas dia.

Direktur BTN Adi Setianto menambahkan penggunaan transaksi nontunai sudah mutlak dilakukan pada saat ini. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, generasi milenial semakin menginginkan kemudahan dalam setiap transaksi.

Sementra itu, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Edi Sukmoro menyebut, sekarang ini pihaknya telah menggalakan transaksi nontunai. Salah satu bukti nyata adalah penggunaan uang elektronik untuk perjalanan KRL Commuter Line di Jabodetabek.

"Untuk perjalanan jarak jauh kita juga sudah nontunai karena tiket bisa dibeli di channel maupun website KAI. Bagi mereka yang berlanggaran KRL saat ini sudah harus punya kartu yang multitrip karena itu akan mempermudah Anda," kata Edi.

Adapun Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT) telah merealisasikan transaksi nontunai di jalan tol yang telah dijalankan sejak 31 Oktober lalu. Saat ini seluruh ruas jalan tol di Indonesia tidak akan lagi menerima transaksi tunai sehingga mengurangi kebutuhan uang tunai.

(ABD)

Sumber

Transaksi Nontunai Mutlak Dilakukan
BI Perkirakan Transaksi Nontunai akan Semakin Besar
Pertamina Wujudkan Transaksi Non-Tunai di SPBU
Perbankan Yakin GPN Mampu Efisiensikan Biaya
Implementasikan GPN, Bank-bank BUMN Akan Distribusian Kartu Debit Berlogo Garuda Merah
Kartu Debit Gerbang Pembayaran Nasional Berlogo Garuda Merah Didistribusikan Januari 2018
Bank Pelat Merah Siap Implementasikan GPN
Masih Kurang Pas, Peletakkan Mesin E-Toll Dianggap Menyusahkan
BI Luncurkan Layanan Keuangan Digital Pesantren