Riset Saham Binaartha Sekuritas: Penjualan Ritel Lesu Buat Laju IHSG Tertekan

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kehilangan momentum pada zona hijau. Melanjutkan koreksi kemarin, IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan akan bergerak pada support 6.359-6.366 dan resisten 6.383-6.415.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan pergerakan IHSG kembali melemah seiring masih adanya aksi jual. Terapresiasinya Rupiah tidak cukup kuat mengangkat IHSG. Sentimen yang menekan laju IHSG dikatakan Reza adalah penurunan penjualan eceran.

BERITA TERKAIT +

"Bank Indonesia melalui surveinya memperkirakan penjualan eceran selama kuartal IV 2017 hanya tumbuh 2,4% (yoy) atau melambat jika dibandingkan periode sama 2016 yang sebesar 9,5% (yoy)," kata Reza dalam riset tertulis, Kamis (11/1/2018).

Reza memprediksi pelemahan IHSG akan berlanjut pada perdagangan hari ini. Pergerakan IHSG yang sempat menguat lalu mulai berbalik melemah seiring masih adanya aksi jual dengan memanfaatkan penguatan sebelumnya.

"Tetap waspadai aksi-aksi profit taking yang akan memanfaatkan kenaikan tersebut," kata dia.

Sementara itu, pada perdagangan kemarin, IHSG koreksi sebesar 1,97 poin atau 0,03% melanjutkan pelemahan dari sebelumnya yang melemah 12,26 poin atau 0,19%.

Penguatan hanya bertahan sesaat di awal perdagangan namun, kemudian berbalik melemah. Pelemahan IHSG dibarengi mulai melemahnya bursa saham Asia dan berkurangnya aksi beli asing juga membuat pergerakan IHSG kehilangan momentum berbalik ke zona hijau.

Asing mencatatkan nett buy Rp102,50 miliar dari sebelumnya nett buy Rp571,02 miliar.

Adapun saham-saham yang menjadi rekomendasi Binaartha Sekuritas antaranya BBTN, LSIP, BBCA, AKRA, ELSA.

(rzy)

Sumber

Riset Saham Binaartha Sekuritas: Penjualan Ritel Lesu Buat Laju IHSG Tertekan