Pengacara Jennifer Dunn Akui Dirinya Dihubungi Ibu Ibu Tak Dikenal Selama 2 Hari

Merdeka.com - Setelah tertangkap atas kasus narkoba pada 31 Desember yang lalu, Jennifer Dunn pun resmi mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya per 6 Januari 2018 kemarin. Menariknya, Pieter Ell selaku pengacara mengaku jika ia sempat ditelepon oleh ibu-ibu selama 2 hari berturut-turut sambil menangis, sejak Jennifer berada di rumah tahanan.

"Pagi pagi, sudah 2 hari berturut-turut saya ditelepon ibu-ibu yang saya juga enggak kenal. Mereka nangis-nangis. Saya enggak tau itu nomor siapa, yah pokoknya itu ada ibu-ibu yang dari Sumatera dan

Makassar . Dia nangis minta tolong," aku Pieter Ell, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang,

Jakarta Selatan, Kamis (11/1).

Lebih jauh, Pieter Ell mengaku jika ibu-ibu yang menghubungi itu meminta padanya untuk menolong Jennifer Dunn dan kasus yang dihadapinya saat ini. Tapi bukan cuma itu saja, Pieter juga mengungkapkan kalau saat ini Jennifer Dunn mulai rajin melakukan salat.

"Dia bilang tolong bantuin dia. Dan dia yang dimaksud Jennifer Dunn. Mungkin namanya fans atau apa gitu, kita enggak tahu. Sudah salat 5 waktu. Makanya pas BAP jam-jam salat dia sudah gelisah. Buru-buru mau salat," lanjut sang pengacara.

Walau begitu Pieter Ell sendiri tidak bisa memastikan apakah hal tersebut merupakan bentuk perubahan yang ditunjukkan kliennya sejak resmi menjadi penghuni rumah tahanan Polda Metro Jaya. Yang pasti, Pieter menceritakan kalau Jennifer Dunn selalu gelisah dan tampak terburu-buru ketika jam salat tiba.

"Kalau itu kan penilaian subjektif. Saya kan enggak tau kondisi sebelumnya. Tapi yang terjadi hari ini, setiap kita BAP pas jam salat, dia gelisah udah cepat-cepat mau salat," pungkasnya singkat.

(kpl/aal/ntn)

Sumber

Pengacara Jennifer Dunn akui dirinya dihubungi ibu-ibu tak dikenal selama 2 hari