Pak Jokowi, Ongkos Haji Dan Umrah Mohon Jangan Makin Mahal

Merdeka.com - Menteri Agama (Menag)

Lukman Hakim Saifuddin memastikan jemaah haji asal Jawa Barat bisa diberangkatkan melalui Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka. Ditargetkan, bandara tersebut akan mulai beroperasi pada Juni 2018 mendatang.

"Tentu akan kita lihat perkembangannya. Kapan mulai beroperasinya, kelengakapannya, dan segala sesuatu yang terkait dengan standar minimal penetapan sebuah bandara. Tentu itu semuanya akan dikonsultasikan dengan Kementerian Perhubungan dan sejumlah maskapai tentunya," ungkap Lukman di

Jakarta .

Dengan demikian, lanjut Lukman, Bandara Kertajati mampu memudahkan para jemaah haji asal Jawa Barat untuk berangkat menuju tanah suci.

"Prinsipnya, kalau kami di Kemenag, semakin banyak embarkasi, sebenarnya semakin baik karena itu memudahkan. Semakin mendekatkan layanan jemaah kepada bentuk fasilitas pelayanan itu sendiri. Kami akan semakin senang," pungkasnya.

Sebelumnya Presiden Jokowi telah memerintahkan agar pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka dapat segera beroperasi pada Juni 2018.

Bandara bertaraf internasional tersebut sampai akhir Desember 2017 ini pembangunannya dari sisi darat sudah mencapai 85 persen. Dan jika sudah dibuka pada Juni mendatang, maka para jemaah haji asal Jabar dapat langsung berangkat menuju tanah suci melalui Bandara Kertajati ini, tanpa harus menuju Bandara Soekarno Hatta.

PT BIJB sendiri selaku pelaksana pembangunan dan pengoperasian bandara menyatakan kesiapannya ihwal pelayanan calon haji 2018. Disampaikan Direktur PT BIJB Virda Dimas Ekaputra pihaknya telah mempersiapkan fasilitas lounge haji dan umroh seluas 1.300 meter persegi. Fasilitas tersebut berada di lantai tiga area terminal bandara.

Adapun untuk kesiapan lainnya seperti akses jalan non-tol, pihaknya bersama Pemda Majalengka sudah memulai melakukan pengerjaan fisik. Akses itu mengambil jalan lurus sepanjang 1,8 kilometer. Sedangkan untuk akses tol Pemprov Jabar saat ini sedang melakukan pembebasan lahan sepanjang 3,8 kilometer. Akses tol tersebut nantinya akan terhubung langsung dengan Tol Cipali.

Sedangkan runway yang mengharuskan 3.000 x 60 meter karena harus mampu menampung pesawat berbadan lebar misalnya Boeing 777 saat ini sedang disiapkan Kemenhub selaku pelaksana pembangunan sisi udara. Per Januari ini runway bandara ini sudah terbangun 2.500 meter yang sudah dilengkapi komponen lainnya untuk membantu penerbang melakukan prosedur terbang dan pendaratan.

[rhm]

Sumber

Jemaah haji asal Jawa Barat bisa berangkat lewat Bandara Kertajati