Mengenal Teknologi Alat Pembayaran Menggunakan Kartu

Mempunyai kartu kredit memang terkadang akan membuat kita merasa mudah dalam bertransaksi. Kartu super ini memang menjadi alternatif untuk kita dalam melakukan segala jenis kebutuhan. Dari kebutuhan bulanan sampai dengan kebuthan sekunder seperti belanja, nongkrong dengan teman dan lain sebagiannya. Semua dapat di cover dan lakukan oleh kartu ini. Namun apakah kita sudah mengerti bagaimana juga menjaga agar kartu ini aman?

Kartu kredit mempunyai berbagai macam ragam tindak kejahatan untuk memanfaatkan sebagai alat pembayaran yang tidak sah, dengan kata lain seseorang telah melakukan pencurian data kartu kita dan melakukan pembobolan. Biasanya modus dari pencurian ini adalah berkedok pengajuan KTA dan juga bisa menggunakan alat peng-copy data yang digunakan pelaku pada alat gesek yang digunakan sebagai pembayaran kartu kredit.

Banyak modus yang digunakan para pelaku untuk melakukan tindak kejahatan kartu kredit. Di sinilah peran kita sebagai pemegang kartu harus dapat dengan seksama melakukan pengawasan dan waspada agar jangan sampai menjadi korban. Kita harus dapat mengenali modus yang sering digunakan pelaku. Kita juga harus mengenal bagaimana sistem keamanan penggunaan dan sistem keamanan dalam menggunakan kartu kredit. Apabila tidak berhati-hati maka kita akan dirugikan dengan kejahatan kartu kredit. Beberapa hal berikut adalah tindakan waspada agar kita terhindar dari kejahatan kartu kredit.

1. Jaga Kerahasiaan Identitas Pribadi

Jaga Kerahasiaan Data Pribadi Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

Jaga Kerahasiaan Data Pribadi

Bagi pemegang kartu kredit memegang kerahasiaan kartu adalah hal yang sangat pribadi dan rahasia. Terjadinya kejahatan kartu kredit adalah karena tersebarnya identitas pemegang kartu. Tersebarnya identitas ini bermacam-macam. Bisa dari jual beli data yang ada dipasaran internet oleh ulah kaum hacker atau juga bisa digunakan oleh pelaku dengan modus memasukkan alat tambahan pada alat penggesek kartu yang biasa digunakan untuk melakukan transaksi kartu kredit.

2. Gunakan PIN dalam Bertransaksi

Selalu Gunakan PIN untuk setiap Transaksi Selalu Gunakan PIN untuk setiap Transaksi

Selalu Gunakan PIN untuk setiap Transaksi

Menggunakan tanda tangan dalam bertransaksi merupakan hal yang rentan. Banyak pelaku kejahatan memalsukan identitas pelaku berupa tanda tangan setelah berhasil mengambil data dari pemegang kartu atau korban. Sampai saat ini hal yang paling aman untuk digunakan adalah menggunakan kode PIN. Kode rahasia pengenal personal ini dirasa paling aman, karena ada ribuan peluang angka yang dapat digunakan oleh pelaku dan ini akan memakan banyak usaha dan waktu.

 

3. Aktifkan Laporan Transaksi

Aktifkan Laporan Transaksi Aktifkan Laporan Transaksi

Aktifkan Laporan Transaksi

Mengaktifkan notifikasi otomatis setiap bertransaksi adalah hal yang bisa dilakukan. Dengan notifikasi ini tentunya kita akan diberi tahukan setiap kartu kita melakukan transaksi dan apabila kita tidak merasa melakukannya, maka kita dapat segera melaporkan hal ini kepada bank penerbit kartu.

4. Jangan Sampai Kartu Kreditmu Lepas dari Pandangannmu

Jangan Sembarangan Memberikan Kartu Kredit Jangan Sembarangan Memberikan Kartu Kredit

Jangan Sembarangan Memberikan Kartu Kredit

Simpan dan jagalah kartu kredit dengan baik, jangan sampai kartu kreditmu berpindah tangan dengan sembarangan. Selain itu awasi baik-baik setiap transaksi yang kita lakukan di restoran, tempat belanja dan tempat lainnya. Modus skimming walaupun sudah sedikit jarang digunakan akan tetapi juga masih harus kita waspadai.

Skimming adalah melakukan pencurian data melalui mesin pembayaran kartu kredit. Biasanya hal ini akan dilakukan oleh pelaku dengan cara menggesek kartu kita sebanyak lebih dari dua kali atau lebih. Maka dari itu berhati-hatilah. Ingat dan catatlah kapan kita bertransaksi terakhir atau simpan bukti pembayaran sebagai bukti bahwa kita teah melakukan transaski disuatu tempat, selain hal itu dapat kita jadikan tindakan preventif.

5. Langsung Laporkan Ke Pihak Penerbit Apabila Terjadi Kehilangan

Segera Laporkan Bank Penerbit Kartu Kredit jika Kartu Kredit Hilang Segera Laporkan Bank Penerbit Kartu Kredit jika Kartu Kredit Hilang

Segera Laporkan Bank Penerbit Kartu Kredit jika Kartu Kredit Hilang

Simpan nomor customer care atau nomor penting bank penerbit kartu. Hal ini sangat perlu karena apabila kita mengalami kehilangan pada kartu kita maka dengan segera hubungi bank penerbit dan beritahukan bahwa kartu kredit kita telah hilang. Lakukan pemblokiran via telpon agar kartu tidak sampai digunakan oleh pelaku.

Dengan melakukan pemblokiran dengan segera maka kita dapat meminimalkan resiko dari penyalahgunaan kartu yang kita miliki. Maka dari simpan nomor penting yang ada pada bank penerbit kartu, karena sewaktu-waktu hal buruk terjadi kita akan dapat mengantisipasinya.

Selalu Berhati-hati dan Waspada

Menjadi pemegang kartu kredit tidaklah mudah seperti yang dibayangkan selain kita harus menjaga keamanan kartu kita juga harus dapat menjaga penggunaan kartu terhadap diri kita sendiri. Modus penipuan kartu kredit saat ini semakin canggih dan beragam, jadi selalu tingkatkan kewaspadaan Anda sebagai pemegang kartu kredit terhadap setiap transaksi yang akan dilakukan dengan kartu kredit.

 

Sumber

Tips Menjaga Keamanan Kartu Kredit
DPR Dorong Larangan Penggunaan Bitcoin di Bali
IMF: Uang Digital Harus Diatur dan Diawasi