Keluarkan Aturan \'intip\' Rekening, Ini Jaminan Ditjen Pajak Amankan Data Nasabah

Merdeka.com - Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Hestu Yoga Saksama memastikan keamanan data rekening nasabah yang diberikan oleh lembaga keuangan. Sebab, pihaknya telah menyiapkan sistem untuk melindungi data nasabah.

BERITA TERKAIT

"Kita jamin data aman secara IT. Seperti kata Pak Ken (Mantan Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi) dulu data ada di ruang tahan peluru. Kira-kira seperti itu analoginya. Keamanan kita ikuti standar global forum," ungkapnya di Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (14/2).

Selain itu, Ditjen Pajak juga memiliki kemampuan memantau siapa saja yang mengakses data. Di mana sistem IT yang terintegrasi tidak lagi memungkinkan siapapun untuk mengutak-atik data nasabah tanpa diketahui.

"Sekarang kami terapkan join domain jadi setiap komputer di kantor pajak sudah tersambung satu dengan yang lain dan itu, termonitor, siapa yang mengakses, mengambil data apa, semua termonitor," kata dia.

"Ke depan, ini sudah berlaku di kantor pusat, bahkan flashdisk itu sudah tidak bisa dicolok ke komputer. Transfer data tidak bisa lagi lewat flashdisk. Ini prosedur keamanan sesuai global forum," jelasnya.

Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan melakukan sosialisasi Perdirjen Pajak Nomor 04/PJ/2018 tentang Tata Cara Pendaftaran Bagi Lembaga Keuangan dan Penyampaian Laporan Yang Berisi Informasi Keuangan Secara Otomatis. Lewat peraturan anyar ini, Ditjen Pajak memiliki wewenang untuk 'mengintip' rekening nasabah di bank atau lembaga keuangan lainnya.

[azz]

Sumber

Keluarkan aturan 'intip' rekening, ini jaminan Ditjen Pajak amankan data nasabah