KARTU KREDIT: Nasabah Kartu Kredit Gugat Bank ANZ

Tangerang: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengaku siap untuk mengikuti ketentuan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak untuk mengintip data transaksi dalam kartu kredit. Apalagi BCA menjadi salah satu bank yang diwajibkan melaporkan data transaksi kartu kredit nasabahnya.

"Pada prinsipnya BCA sebagai institusi di Indonesia kita akan ikut aturan," kata Direktur BCA Santoso ditemui di BCA Expoversary di ICE BSD City, Tangerang, Jumat, 9 Februari 2018.

Baca juga

Namun demikian, BCA melalui asosiasi perbankan masih berdialog dengan Ditjen Pajak mengenai ketentuan yang akan diterapkan pada bank. Hal ini agar memastikan jika aturan yang diterapkan tidak berdampak negatif pada industri.

"Tapi kami sedang berdialog dari asosiasi, jangan sampai aturan ini memberi dampak bagi industri. Tapi spirit-nya kita dukung kebijakan ini untuk sosialisasinya kepada nasabah," jelas dia.

Baca:

DJP Mulai Intip Transaksi Kartu Kredit di 2019

Ketentuan pelaporan transaksi kartu kredit diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 228/PMK.03/2017. Aturan. Setidaknya, terdapat 23 bank atau lembaga keuangan yang wajib lapor.

Ke-23 bank atau lembaga keuangan yakni Pan Indonesia Bank Ltd Tbk, Bank ANZ Indonesia, Bank Bukopin, Bank Central Asia, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon Indonesia, Bank MNC Internasional, Bank ICBC Indonesia, serta Bank Maybank Indonesia.

Kemudian ada juga Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Negara Indonesia Syariah, Bank OCBC NISP, Bank Permata, Bank Rakyat Indonesia, Bank Sinarmas, Bank UOB Indonesia, Standard Chartered Bank, The Hongkong & Shanghai Banking Corp, Bank QNB Indonesia, Citibank, dan AEON Credit Services.

 

(AHL)

Sumber

BCA Siap Ikut Aturan terkait Aturan Transaksi Kartu Kredit
Bank DBS Selesaikan Proses Ambil Alih ANZ Indonesia
DBS Tuntaskan Akuisisi Bisnis Retail & Wealth Management ANZ di Indonesia
DBS tuntaskan pengambilalihan bisnis wealth management ANZ di Indonesia