IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Ke 6.341

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin pagi terlihat melakukan reli dan berhasil berbaris di zona hijau. Meski demikian, tetap perlu ada kewaspadaan mengingat masih ada keinginan dari investor untuk melakukan aksi ambil untung sehingga memengaruhi gerak IHSG.

IHSG Senin, 19 Februari 2018, perdagangan pagi dibuka menguat 19,15 poin atau setara 0,3 persen ke posisi 6.610. Sedangkan LQ45 menguat 4,80 poin atau setara 0,4 persen ke posisi 1.113 dan JII menguat 3,78 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 783.

Baca juga

Sumber: IMQ21

Pagi ini, seluruh sektor nyaris kompak berbaris di zona hijau. Sektor infrastruktur menguat 7,99 poin, sektor keuangan menguat 5,14 poin, dan sektor manufaktur menguat 2,30 poin. Sedangkan sektor pertambangan melemmah 1,59 poin dan sektor konsumer melemah 1,04 poin.

Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 29 juta lembar saham senilai Rp54 miliar. Sebanyak 73 saham menguat, sebanyak 12 saham terlihat melemah, sebanyak 50 saham tidak berubah, dan sebanyak 480 saham tercatat tidak mengalami perdagangan.

Sementara itu, pergerakan IHSG pada transaksi hari ini berpotensi melanjutkan tren penurunan setelah akhir pekan kemarin tidak mampu mempertahankan posisi di zona hijau. Kendati demikian, diharapkan sejumlah sentimen positif bisa terus berdatangan dan memperkuat gerak IHSG.

Sumber: IMQ21

Secara teknikal, Analis Senior Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada menyebut,‎ kenaikan yang terjadi sebelumnya mengalami tertahan dan hal itu mengindikaskan ada potensi pembalikan arah jika sentimen yang ada kurang kuat untuk mempertahankan laju IHSG.

"Posisi IHSG kembali harus diuji ketahanannya untuk mempertahankan tren kenaikan," ucap Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta.

 

(ABD)

Sumber

IHSG Pagi Dibuka Menguat ke 6.610
IHSG Perdagangan Pagi Dibuka ke 6.687
IHSG Pagi Dibuka Naik ke 6.646
IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Melemah 13,70 Poin
Dibuka Menguat, IHSG Sentuh 6.600
IHSG Kembali ke Zona Hijau Usai Dibuka Melemah
IHSG kehabisan amunisi, berakhir turun tipis 2,82 poin