Dugaan Kredit Fiktif Oknum RSIA Muslimat Jombang Kembali Bergulir, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

JOMBANG, FaktualNews.co – Setelah mangkrak hampir dua bulan lebih. Satreskrim Polres Jombang melanjutkan kasus dugaan kredit fiktif di Bank BRI yang menyeret beberapa oknum Rumah Sakit Ibu Anak (RSIA) Muslimat setempat.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan 14 orang saksi untuk melanjutkan kasus dugaan kredit fiktif ini,” jelas Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyobudi, kepada FaktualNews.co, Jumat (12/1/2018).

BACA JUGA

Ke 14 saksi tersebut lanjutnya, empat orang dari pihak BRI dan sisanya dari karyawan RSIA Muslimat dan non karyawan.

Ditegaskan Gatot, dalam waktu dekat ini Polisi akan menetapkan tersangka terkait kredit fiktif ini. Beberapa keterangan saksi yang diperiksa oleh penyidik sudah mengarah ke tersangka.

“Ini sedang kita gelarkan perkaranya untuk peningkatan status ke tersangka,” tambahnya.

Diketahui, kredit fiktif ini memanfaatkan SK pegawai tetap sebagai jaminan untuk pengajuan kredit multiguna. Dikarenakan Bank BRI memberikan kemudahan dengan jaminan SK. Namun dalam perjalanannya ada dugaan pemalsuan pembuatan SK pegawai sebagai syarat mengajukan kredit dari oknum internal RSIA Muslimat.

Disinggung soal total kerugian yang dialami BRI Jombang. Gatot belum berani berspekulasi, dikarenakan timnya masih menyidiki kasus ini lebih dalam. Anggotanya juga masih menghitung total korugian lewat dokumen dari sejumlah pengaju kredit.

Dokumen-dokumen tersebut, meliputi data pribadi pengaju kredit seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan persyaratan tertulis lainnya dalam pengajuan kredit di BRI. Serta pembayaran angsuran pasca kredit cair.

“Masih dihitung untuk kerugian yang dialami BRI Jombang,” pungkas Gatot.

Sumber

Dugaan Kredit Fiktif Oknum RSIA Muslimat Jombang Kembali Bergulir, Polisi Segera Tetapkan Tersangka