Banyak E Commerce Di Indonesia, Simak Tip Belanja Ini

Singapura - Sektor ritel di Indonesia sedang dalam kondisi yang tidak baik. Satu persatu ritel berguguran karena penjualan turun drastis dalam tiga tahun terakhir. Bagaimana dengan Singapura?

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Singapura, Lim Hng Kiang tidak melihat hal yang serupa. Sektor ritel di Singapura tumbuh cenderung pelan dan stabil, berbeda dengan Indonesia.

"Ritel di Singapura masih cukup kuat," ujarnya saat berbincang dengan perwakilan jurnalis ASEAN di kantornya, Singapura, Jumat (24/11/2017).

Lim menilai, ritel memang menjadi isu penting di Indonesia karena bisa menggambarkan kondisi konsumsi masyarakat yang memegang porsi setengah dari ekonomi nasional. Bila penjualan ritel menurun, maka asumsi banyak orang langsung tertuju pada hal tersebut.

Baca juga: >Daftar Toko Ritel Dunia yang Tutup Tahun Ini

Ini berbeda dengan Singapura. Konsumsi bukan yang utama dalam perekonomian Singapura, melainkan perdagangan dan investasi. Sehingga ritel juga tumbuh cenderung stabil.

"Jadi sangat berbeda bila kita harus membandingkan antara Singapura dan Indonesia. Singapura sangat bergantung pada yang sifatnya eksternal. Jadi kita tidak ada persoalan ritel seperti Indonesia," paparnya.

Ritel RI Berguguran, Bagaimana di Singapura?Foto: Maikel Jefriando/detikFinance

Terkait dengan e-commerce, Lim menyadari ada perkembangan yang cukup pesat. Namun pangsa pasar yang diambil masih sangat kecil. Sehingga tidak bisa disimpulkan adanya pola peralihan cara belanja oleh masyarakat.

"Dalam hal ini memang perlu dilihat lebih detil," pungkasnya.

Baca juga: >Ritel Lesu: Glodok Sepi, Sevel dan Matahari Tutup Gerai

(mkl/ang)

Sumber

Ritel RI Berguguran, Bagaimana di Singapura?
Bisnis Ritel Lesu, Ini 5 Cara Tingkatkan Penjualan Online
Mengapa Banyak ‘Department Store’ di Indonesia Tutup?
Daya Beli Tertekan, Ini Tips agar Kantong Tak Makin Jebol
DOKU Ingin Mudahkan Pengusaha Masuk Ranah Online
Toko ponsel geser gerai ke pinggir jalan
Fakta Menarik Seputar E-money di Masyarakat
Cara Platform Video Pendek Ikut Harbolnas 2017
Pajak e-Commerce, Asas Equity, dan Kisah Graham Bell