4 Jurus Menghindari Denda Dan Bunga Kartu Kredit

Memiliki kartu kredit bagaikan dua mata pedang. Apabila kita bisa menggunakannya secara bijak, banyak manfaat yang bisa kita rasakan. Terlebih kini sudah banyak transaksi non tunai dan belanja online yang membutuhkan kartu kredit dengan berbagai promosi dan cicilan yang menarik. Namun jika kita tidak jeli, dan terjebak dalam penggunaannya, maka kita bisa mengalami kesulitan sendiri. Nah, biar kita bisa memanfaatkan kartu kredit dengan bijaksana dan optimal, berikut tips-tipsnya:

1. Batasi kepemilikan kartu

Suatu hari anda mendapat SMS pemberitahuan bahwa pengajuan kartu kredit anda dari Bank sudah disetujui. Dan ini menjadi kartu kredit pertama anda. Banyak orang tidak tahu, bahwa sekali permohonan kartu kredit anda disetujui sebuah bank, maka hal itu menjadi semacam pemulus anda mendapatkan kartu kredit dari bank lainnya. Bahkan tanpa anda minta, tiba-tiba anda mendapatkan kartu kredit dari bank lain yang bersinar menggoda untuk diaktifkan. Tapi tahukah anda? sebaiknya ikuti anjuran pemerintah untuk tidak memiliki fasilitas kartu kredit dari dua bank yang berbeda. Kalau memang ingin memiliki lebih dari satu, sebaiknya gunakan dari jenis kartu yang berbeda: satu jenis Visa dan satu jenis Mastercard. Masing-masing memiliki kelebihannya sendiri. Biasanya pula, limit kredit awal yang diberikan tidak terlalu besar. Jika anda memang ingin menaikkan batas limit kredit kartu anda, ketimbang memiliki banyak kartu lebih baik hubungi bank penerbit kartu kredit dan bicarakan baik-baik mengenai kenaikan limit. Bank biasanya akan mempelajari kebiasaan anda membayar tagihan Apabila pembayaran anda tidak bermasalah dan selalu tepat waktu, bank biasanya mengabulkan permohonan anda.

Lalu bagaimana dengan banyaknya sales yang menawarkan untuk membuka kartu kredit kepada anda? Pada artikel lain saya akan memberikan cara-cara menolak dan menghindari bujukan mereka.

(Depositphotos)© tabloidbintang.com (Depositphotos)

2. Sebaiknya anda memiliki rekening tabungan di bank tempat anda memiliki kartu kredit

Walaupun hal ini sekarang tidak wajib, tetapi jika anda memiliki rekening tabungan di bank yang sama dengan kartu kredit anda, maka anda mendapatkan kemudahan dalam hal pembayaran tagihan yang tidak dikenakan biaya, dan lebih mudah dalam pengajuan batas kenaikan limit kredit.

3. Perhatikan reputasi bank penerbit kartu

Bukan hanya promosi yang ditawarkan, tetapi juga kemudahan anda membayar tagihan dan perlakuan terhadap konsumen. Apabila bank tersebut bekerja sama dengan bank lain dalam hal kemudahan pembayaran tagihan, maka hal ini menjadi salah satu pertimbangan. Ini berlaku jika anda tidak memiliki rekening tabungan di bank tersebut. Anda juga bisa cari tahu bagaimana pelayanannya dari keluhan-keluhan pelanggan yang biasanya diposting di internet sebagai referensi. Selain itu yang tak kalah penting adalah iuran tahunan. Jumlahnya bervariasi tergantung jenis kartu dan limit kredit. Pilihlah bank penerbit kartu yang menawarkan bebas iuran tahunan. Memang kita bisa mengajukan permohonan penghapusan iuran, tapi kalau tidak mau repot sebaiknya cari penerbit kartu kredit yang menggratiskan iuran tahunan.

4. Gunakan email dan nomor ponsel yang sama dan jangan diganti-ganti

Hal ini penting dalam hal tagihan melalui surel, promosi, otorisasi dan pengaktivasian kartu anda, Juga penting saat anda lupa nomor pin atau harus memblokir kartu anda ketika kehilangan kartu. Sebaiknya anda memegang nomor ponsel yang benar-benar digunakan dan selalu dalam keadaan aktif.

5. Jangan berikan informasi apapun mengenai data kartu yang Anda pegang kepada orang asing

Kartu kredit anda adalah milik anda dan menjadi data pribadi anda. Anda tidak harus memberitahukan kepada siapapun mengenai kepemilikan kartu kredit, bank penerbit kartu, nomor kartu, apalagi nomor CVV (tiga nomor di bagian belakang kartu) terlebih kepada orang asing atau penelepon yang mengaku-ngaku dari pihak bank.

6. Koneksikan kartu kredit Anda pada angkutan online sebagai pembayaran utama

Percaya deh! dibandingkan harus repot-repot mengisi saldo atau bayar tunai, hal ini juga akan banyak membantu ketika kita tidak memiliki uang yang cukup di dompet atau dalam keadaan mendesak. Jangan lupa sebaiknya tetap memberikan tips kepada pengemudi ya! toh kita bayar tagihannya sesuai jatuh tempo tanpa dikenakan biaya tambahan.

7. Pilihlah kartu kredit yang memberikan fasilitas jangka waktu cicilan yang lama dengan bunga 0 persen

Hal ini berguna buat anda yang ingin membeli barang dari toko online dan membayar secara mengangsur. Semakin lama anda mengangsur, apalagi tidak dikenakan bunga, maka tagihan pembayaran anda akan semakin ringan, bukan?  

8. Perhatikan tanggal rekening tagihan dan jatuh tempo

Penjelasan mudahnya begini: jika tanggal tagihan disebutkan adalah tanggal 10 bulan berjalan, maka transaksi yang akan ditagihkan adalah transaksi sampai tanggal 10 dan diberikan periode pelunasan biasanya 15 hari kerja. Jadi jangan sampai tagihan anda terbit tanggal 10, batas waktu pembayaran tanggal 26 sementara anda gajian tanggal 30 setiap bulannya. Anda akan kerepotan sendiri membayar tagihan untuk menghindari denda dan mempertahankan status kredit lancar anda. Jangan sampai deh, pinjam dulu sama teman buat bayarin kartu kredit anda! Jika memang kesulitan, anda bisa mengajukan kepada bank  mengenai perubahan tanggal tagihan sehingga jatuh tempo dapat disesuaikan dengan tanggal gajian anda.

(Depositphotos)© Disediakan oleh PT Media Bintang Indonesia (Depositphotos)

9. Pertahankan status kredit Anda dan jangan menyalahgunakan kartu kredit

Omong-omong soal, status kredit. Tahukah anda bahwa historis pembayaran anda tercatat di Otoritas Jasa Keuangan? Jika anda termasuk orang yang hobi telat membayar tagihan, bukan cuma denda saja yang akan anda dapatkan. Tapi juga akan tercatat dalam SLIK (Dahulu bernama SID) atau istilah bekennya BI Checking sebagai nasabah dengan kategori kurang lancar. Catatan ini bisa mengendap selama bertahun-tahun dan menjadi pertimbangan apabila nanti anda mengajukan untuk kredit perumahan, misalnya. Amit-amit deh. Jadi, jangan telat-telat bayar tagihan ya!

Selain itu, jangan sekali-sekali gunakan untuk gesek tunai. Artinya, kita berpura-pura bertransaksi membeli barang padahal sebenarnya kita menerima uang tunai dari merchant yang nakal. Jika ketahuan, nama kita akan diblacklist sebagai nasabah hitam dan tercatat di OJK. Kalau memang perlu uang tunai, manfaatkan saja fasilitas Tarik Tunai atau Cash in Advance yang disediakan kartu kredit dengan mengambil dari ATM. Memang akan dikenakan bunga dan fee, tapi itu lebih baik daripada harus menyalahgunakan kartu kredit Anda.

(kai / wida)

Sumber

Tips Bijak Menggunakan Kartu Kredit, Agar Tidak Boros dan Tidak Di-blacklist
Tak Bisa Bayar Utang, Gunakan 9 Jurus Ini